Jumat, 14 Agustus 2015

Meningitis

Apa itu Meningitis?


Meningitis adalah infeksi pada meninges (selaput pelindung) yang menyelimuti otak dan saraf tulang belakang. Ketika meradang, meninges membengkak karena infeksi yang terjadi. Sistem saraf dan otak bisa rusak pada beberapa kasus. Tiga gejala meningitis yang patut diwaspadai adalah demam, sakit kepala, dan leher yang terasa kaku.


Gejala Meningitis

Penyakit ini sering diderita oleh bayi dan anak-anak, tapi semua orang di segala usia bisa mengidap meningitis juga. Tanda-tanda yang terjadi pada anak-anak adalah:
  • Mereka mungkin merasa gelisah, tapi tidak ingin disentuh
  • Demam tinggi dengan tangan dan kaki terasa dingin
  • Menangis secara terus menerus
  • Terlihat bingung dan kurang responsif
  • Beberapa anak akan mudah mengantuk dan sulit dibangunkan
  • Mungkin ada ruam merah yang tidak hilang ketika gelas digulirkan dengan sedikit ditekan di atasnya
Adapun gejala meningitis yang terjadi pada anak-anak yang lebih besar dan orang dewasa, meliputi:
  • Muntah-muntah
  • Sakit kepala parah
  • Leher kaku
  • Demam dengan tinggi suhu 38°C atau lebih
  • Napas cepat
  • Sensitif terhadap cahaya atau fotofobia
  • Ruam kulit berupa bintik-bintik merah yang tersebar (tidak terjadi pada semua orang)
Terdapat kemungkinan bahwa tidak semua orang akan mengalami semua gejala-gejala di atas. Cari bantuan medis secepatnya jika Anda melihat gejala meningitis terjadi pada anak-anak. Secara umum, terdapat dua jenis penyakit meningitis:
  • Meningitis bakterialis, disebabkan bakteri seperti Neisseria meningitidis atau Streptococcus pneumoniae dan menyebar melalui kontak jarak dekat
  • Meningitis virus, disebabkan virus yang bisa menyebar melalui batuk, bersin dan lingkungan yang tidak higienis
Pengertian Meningitis Bakterialis

Infeksi meningitis bakterialis yang tidak dirawat bisa menyebabkan kerusakan otak parah dan menginfeksi darah (septikemia). Meningitis bakterialis adalah penyakit yang sangat serius dan dianggap sebagai kondisi medis darurat. Kasus penularan bakteri meningitis banyak menimpa bayi di bawah usia satu tahun, meski para remaja berusia 15 hingga 19 tahun juga dapat tertular bakteri meningitis.

Gejala Meningitis Bakterialis Pada Remaja dan Orang Dewasa

Jika Anda dicurigai mengidap meningitis bakterialis, Anda harus segera menghubungi rumah sakit terdekat atau segera menuju ke rumah sakit secepatnya. Ada tanda-tanda awal yang mungkin Anda lihat sebelum gejala-gejala yang lain muncul. Meningitis bakterialis memiliki gejala yang muncul secara tiba-tiba dan bisa memburuk dengan cepat.

Jika terjadi demam tinggi disertai dengan pertanda awal di bawah ini, harap segera menghubungi dokter atau langsung menunju rumah sakit terdekat. Sekali lagi, ini merupakan kondisi medis darurat. Tanda-tanda awalnya adalah:
  • Nyeri pada otot dan persendian, misalnya pada tangan dan kaki
  • Tangan dan kaki akan kedinginan atau bahkan menggigil
  • Kulit pucat atau muncul bintik-bintik merah yang tersebar
  • Bibir terlihat biru
Gejala awal dari meningitis bakterialis sangat umum dan mirip dengan penyakit lain, di antaranya demam, sakit kepala parah, badan merasa tidak enak, mual, muntah-muntah.
Demam berarti suhu tubuh mencapai 38° Celcius atau lebih, hal ini bisa terjadi pada orang dewasa dan anak-anak. Tanda demam lainnya adalah wajah akan terasa panas saat disentuh dan kulit akan terlihat memerah.
Saat meningitis bakterialis bertambah parah, kondisi ini bisa menyebabkan beberapa hal seperti berikut ini:
  • Bernapas cepat
  • Bingung
  • Mengantuk
  • Leher kaku, meski hal ini jarang terjadi pada anak kecil
  • Ruam merah terang yang tidak memudar atau berubah warna saat gelas ditekan di atas ruam itu. Tapi gejala ini tidak selalu ada pada setiap orang
  • Sensitif terhadap cahaya (fotofobia), hal ini jarang terjadi pada anak kecil
  • Kejang-kejang
Perlu diingat bahwa tanda dan gejala di penderita meningitis bisa berbeda-beda. Sebagian besar hanya mengalami sebagian gejala-gejala di atas.

Gejala Meningitis Bakterialis Pada Anak Kecil dan Bayi

Anak kecil dan bayi memiliki gejala-gejala meningitis bakterialis berbeda. Ada kemungkinan terjadi pembengkakan pada bagian ubun-ubun pada sebagian bayi yang mengidap meningitis. Gejala-gejala yang mungkin terjadi di antaranya:
  • Terus menerus menangis tanpa alasan
  • Mudah marah dan tidak mau digendong
  • Kehilangan selera makan
  • Muntah-muntah
  • Pucat dan muncul bintik-bintik merah
  • Sangat mengantuk dan tidak ingin bangun
  • Lunglai dan tidak responsif. Pergerakan yang kaku dan patah-patah
  • Tatapan kosong
 Pengertian Meningitis Virus

Meningitis virus lebih banyak terjadi pada anak-anak. Ini adalah tipe meningitis yang paling umum dan tidak segawat meningitis bakterialis. Gejala meningitis memiliki kesamaan dengan gejala flu. Oleh karena itulah kebanyakan orang salah mengartikan meningitis sebagai penyakit flu biasa. Sulit untuk menentukan jumlah penderita meningitis akibat kesamaan tersebut.

Gejala Meningitis Virus

Gejala-gejala flu ringan akan muncul pada kebanyakan orang yang mengidap meningitis virus seperti demam, sakit kepala, dan badan merasa tidak sehat.
Meningitis virus biasanya tidak berlanjut menjadi septikemia atau infeksi darah, berbeda halnya dengan meningitis bakterialis yang berpotensi terjadi komplikasi. Tapi pada kasus yang lebih parah, gejala-gejala meningitis virus dapat berupa:
  • Diare
  • Mual dan muntah-muntah
  • Leher kaku
  • Nyeri otot atau persendian
  • Mata menjadi sensitif terhadap cahaya (fotofobia)
Penanganan Darurat dan Diagnosis Meningitis

Jika dicurigai mengidap meningitis, perawatan harus dimulai secepat mungkin, bahkan sebelum diagnosis karena sangat berbahaya untuk menunda perawatan. Beberapa tes butuh waktu beberapa jam untuk mendapatkan hasilnya. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk mencari tanda-tanda meningitis atau septikemia (infeksi darah), contohnya mencari apakah ada ruam meningitis. Beberapa tes lainnya juga dilakukan untuk memastikan diagnosis.
Diagnosis meningitis sulit dilakukan karena gejalanya muncul secara tiba-tiba dan mirip dengan gejala flu. Disarankan untuk segera mencari bantuan medis jika melihat gejala meningitis, terutama jika terjadi pada anak-anak. Anda mungkin harus pergi ke IGD (Instalasi Gawat Darurat) rumah sakit terdekat kapan pun gejala tersebut muncul. Jangan menunggu munculnya ruam berwarna ungu karena tidak semua pengidap meningitis mengalami ruam pada tubuhnya. Diagnosis juga akan dipastikan melalui tes, antara lain:
  • Tes darah. Dilakukan untuk mencari bakteri atau virus yang menyebabkan meningitis.
  • Lumbar puncture atau pungsi lumbal. Sampel dari cairan serebrospinal diambil dari dasar tulang belakang dan diperiksa apakah terdapat bakteri atau virus.
  • Pindai X-ray dada. Untuk mencari tanda-tanda infeksi.
  • CT scan

Pencegahan Meningitis

Beberapa langkah awal untuk mencegah terjangkit meningitis adalah:
  • Mencuci tangan
  • Berlatih hidup higienis
  • Pola hidup sehat
  • Menutup mulut saat bersin atau batuk
  • Jika sedang hamil, berhati-hati dalam memilih makanan
Banyak kasus meningitis virus dan bakteri bisa dicegah dengan berbagai macam vaksin. Bicarakan dengan dokter jika Anda tidak yakin apakah vaksinasi Anda yang terbaru atau tidak. Vaksin yang sudah tersedia antara lain:
  • Vaksin MMR (campak, gondongan dan campak Jerman): Dapat diberikan pada umur 12 bulan, vaksin ulangan umur 5-7 tahun
  • Vaksin pneumokokus (PCV): Usia di bawah 1 tahun diberikan setiap dua bulan sekali, di atas dua tahun cukup diberikan sekali
  • Vaksinasi DTaP/IPV/Hib: Perlindungan pada bakteri Hib, difteri, batuk, tetanus dan virus polio
Vaksin meningitis  belum termasuk jadwal imunisasi anak tetapi dapat didapatkan di Indonesia. Konsultasikanlah dengan dokter Anda jika menginginkan vaksin tersebut.

Vaksinasi Penyakit Meningitis

Di Indonesia, terdapat dua jenis vaksin meningitis, yaitu vaksin meningokokus polysakarida dan vaksin meningokokus konjugat. Vaksin meningokokus polysakarida bisa diberikan untuk usia berapa pun dan mampu memberi perlindungan sebesar 90-95 persen. Untuk anak di bawah usia 5 tahun, vaksin ini bisa bertahan 1-3 tahun. Sedangkan untuk dewasa akan melindungi selama 3-5 tahun. Untuk vaksin mengingokokus konjugat hanya untuk usia 11-55 tahun. BPOM menyarankan agar individu usia 11-55 tahun melakukan program vaksinasi meningitis konjugat ini.
Cara terbaik untuk mencegah meningitis adalah dengan menerima vaksinasi yang tersedia. Tetapi karena penyakit ini bisa dibilang jarang, vaksinasi meningitis belum termasuk dalam jadwal vaksin wajib di Indonesia.

Penyebab Meningitis

Seseorang terkena meningitis ketika terjadi peradangan pada meninges yang berfungsi sebagai pelindung otak dan saraf tulang belakang. Meningitis disebabkan oleh dua mikroorganisme utama, yaitu bakteri dan virus.
  • Meningitis Akibat Bakteri
    Terdapat beberapa bakteri yang diketahui bisa menyebabkan meningitis, misalnya: 
    • Neisseria meningitidis – dikenal sebagai bakteri meningokokus
    • Streptococcus pneumoniae
    • Haemophilus influenza tipe B (Hib), Escherichia coli (E. coli), listeria dan TB – jenis bakteri yang lebih jarang menyebabkan meningitis

    Neisseria meningitidis adalah penyebab paling umum meningitis bakterialis. Bakteri ini bisa hidup di dalam hidung dan tenggorokan tanpa menyebabkan infeksi. Tapi, ada waktu di mana bakteri ini bisa melawan dan mengalahkan sistem kekebalan tubuh manusia sehingga mengakibatkan meningitis.
    Pada umumnya, orang dewasa memiliki kekebalan terhadap Neisseria meningitidis. Bakteri ini tidak bisa hidup lama di luar tubuh manusia. Bakteri ini biasanya menyebar melalui kontak langsung atau dari jarak dekat, misalnya melalui batuk, bersin, atau berciuman.

    Streptococcus pneumoniae juga bisa hidup di hidung dan tenggorokan manusia tanpa menimbulkan infeksi. Tapi ketika sistem kekebalan tubuh manusia turun, bakteri ini bisa menyerang dan menyebabkan meningitis. Bakteri ini lebih sering menyebabkan meningitis pada bayi, yaitu pada saat sistem kekebalan tubuh belum sepenuhnya berkembang.

  • Meningitis Akibat Virus
    Virus dapat masuk ke dalam tubuh manusia dan bergerak menuju meninges atau selaput pelindung otak dan saraf tulang belakang. Ketika telah sampai di meninges, virus pun dapat menyebabkan radang atau meningitis.

    Berikut ini adalah beberapa contoh virus yang dikenal bisa menyebabkan meningitis:
Pengobatan Meningitis

Orang yang dicurigai mengidap meningitis atau septikemia harus dibawa ke rumah sakit secepatnya. Ini adalah kondisi serius dan darurat. Penanganannya tergantung kepada tipe meningitis yang dimiliki.
  • Meningitis Akibat Bakteri
    Perawatan di rumah sakit secepatnya diperlukan bagi pasien meningitis bakterialis. Bagi pasien dengan meningitis yang sudah parah, penanganan mungkin dilakukan di Ruang Perawatan Intensif atau ICU. Infeksi bakteri ditangani dengan antibiotik. Obat ini diberikan melalui infus ke dalam pembuluh darah di tangan. Jika antibiotik berhasil mengatasinya, maka hanya perlu menghabiskan waktu sekitar seminggu di rumah sakit. Tapi jika kondisi yang terjadi sudah parah, mungkin harus dirawat di rumah sakit selama beberapa minggu atau bahkan beberapa bulan. Penanganan mungkin juga akan meliputi pemberian oksigen, cairan infus dan steroid, atau obat lain. Steroid diberikan untuk mengurangi inflamasi atau radang di otak. Dan perlu diingat bahwa penyakit meningokokus (kombinasi meningitis dan septikemia) bisa menyebabkan komplikasi jangka panjang

  • Meningitis Akibat Virus
    Kasus-kasus meningitis virus bisa terbagi menjadi dua, parah dan ringan. Di bawah ini adalah bentuk-bentuk dari pengobatannya. 

    • Pengobatan meningitis virus parah
      Jika gejala meningitis virus cukup parah dan perlu dirawat di rumah sakit, maka akan diperlakukan sama seperti penanganan meningitis bakterialis, yaitu dengan memakai antibiotik. Antibiotik akan ditarik jika diagnosis meningitis virus sudah dipastikan, tapi cairan infus akan terus diberikan untuk membantu proses pemulihan tubuh. Obat anti virus mungkin akan diberikan. Ini terjadi ketika kasus meningitis virus bertambah parah pada seseorang yang dirawat di rumah sakit.
    • Pengobatan meningitis virus ringan
      Kebanyakan penderita meningitis virus tidak perlu dirawat di rumah sakit. Penanganan di rumah sendiri untuk mengatasi meningitis virus, antara lain:
      • Obat pereda rasa sakit untuk sakit kepala
      • Obat anti emetik atau anti mual, agar tidak muntah-muntah
      • Banyak istirahat
      • Minum banyak cairan

      Dengan penanganan di atas, kebanyakan penderita dapat pulih dalam 1-2 minggu.

Senin, 03 Agustus 2015

Bahaya Dioxin Pada Pembalut Wanita

Bahaya Dioxin Pada Pembalut Wanita


Sedikit ulasan tentang dioxin nih… Ga lama belakangan ini kan lagi heboh banget tuh ya tentang pembalut yang ternyata katanya bahaya banget buat kesehatan wanita… Sebenernya apa sih dioxin itu sampe bisa bikin heboh se-Indonesia…. 

Dioxin adalah nama sebuah zat hasil sampingan dari proses bleaching (pemutihan) yang digunakan pada pabrik kertas, termasuk pabrik pembalut wanita, tissue, sanitary pad dan diaper (pembalut untuk anak-anak).

Bagaimana Zat Dioxin Bisa Meresap ke Dalam Rahim?
Apabila darah haid jatuh ke permukaan pembalut, maka zat dioxin akan dilepaskan melalui proses penguapan. Pada awalnya, dioxin akan mengenai permukaan vagina/vulva, kemudian diserap ke dalam rahin melalui serviks. Langkah berikutnya adalah masuk ke dalam uterus, tuba fallopi dan berakhir di ovarium deh….

Fakta Tentang Dioxin
  • Pembalut wanita yang putih bersih itu ternyata setiap 1 cm2 mengandung 107 bakteri berbahaya yang merangsang pertumbuhan bakteri atau virus bila digunakan selama 2 jam terus-menerus.
  • Studi Environmental Protection Agency (EPA) USA mengatakan lambat tapi pasti bila Dioxin itu dapat meracuni kulit.
  • Toxin Shock Syndrome dialami wanita yang  mengalami mestruasi karena penggunaan pembalut wanita yang tidak berkualitas.

 

Akibat Dioxin
  • Kanker Ovarium
  • Kanker Rahim
  • Kista
  • Myom
  • Endometriosis
  • Kemandulan
  • Keguguran

 

DIOKSIN PENYEBAB KANKER
Pendahuluan

Seiring dengan pertumbuhan penduduk maka aktivitas manusia untuk menghasilkan sampah juga semakin meningkat. Sampah yang diproduksi oleh masyarakat berupa sampah organic maupun sampah anorganik. Data BPS pada tahun 2000 menunjukkan produksi sampah dari 380 kota di Indonesia sebesar 80.235,87 ton tiap harinya. Dari sampah yang dihasilkan tersebut 37,6 % atau sekitar 30.168,687 ton di tangani dengan cara di bakar.
Pembakaran sampah yang tidak menggunakan teknologi tinggi dapat berakibat pada pencemaran lingkungan. Sebab hal ini dapat menghasilkan senyawa kimia berbahaya dan beracun yang dikenal dengan nama dioksin. Senyawa ini dapat terbentuk pada pembakaran dengan temperature yang rendah. Bahkan menurut Sunardi (www.migas-indonesia) pembakaran dengan menggunakan incinerator pada temperatur 400 – 600 0C merupakan kondisi yang optimum untuk pembentukan senyawa dioksin.
Apabila proses pembakaran sampah berlangsung sempurna maka tidak akan menghasilkan dioksin, seperti yang diperlihatkan pada persamaan reaksi (1)
CaHbOcNdSeClf + u (O2 + 3,76 N2) Ã  sCO2 + tHCl xH2O ySO2 + zN2 (1)
Pada reaksi persamaan reaksi pembakaran (1) diatas memperlihatkan tidak terbentuk senyawa dioksin apabila reaksi berlangsung secara sempurna (dalam reaksi yang stabil). Namun dengan beragamnya komposisi yang terdapat pada sampah, maka ketika sampah dibakar maka dapat menghasilkan dioksin dan furan. Hal ini terjadi karena proses pembakaran tidak dapat dapat berlangsung secara stabil. Adapun proses pembentukan dioksin dan furan dapat ditunjukkan pada persamaan reaksi (2) dibawah ini.
C + H2 + Cl2 + O2 + N2 Ã  CO2 + CO + HCl + N2 + O2 + PCDD + PCDF (2)
Dimana: PCDD adalah Polly Chlorinated Dibenzo-p-Dioxin
PCDF adalah Polly Chlorinated Dibenzo Furan
Adapun informasi yang mendasari pembentukan dioksin dari hasil pembakaran dapat ditunjukkan pada table 1 dibawah ini.

Dioksin sebenarnya tidak hanya dihasilkan dari pembakaran sampah, akan tetapi juga dapat dihasilkan dari gas emisi kendaraan, kebakaran hutan, asap rokok atau kegiatan lainnya. Disamping itu proses pada pemutihan bubur kertas juga dapat menghasilkan dioksin sebagai impurity pada produksi senyawa klorinat organic. Pada industry bubur kertas dioksin ditemukan pada air limbah (efluen). Pada proses pemutihan bubur kertas menggunakan bahan pemutih yang mengandung klorin dimana kemudian senyawa klorin tersebut bereaksi dengan senyawa organic membentuk dioksin.

Karakteristik senyawa Dioksin

Senyawa dioksin sendiri adalah senyawa yang tersusun oleh atom karbon, hydrogen, oksigen dan klor Dioksin sebenarnya istilah yang digunakan untuk menyebutkan sekelompok zat-zat kimia berbahaya yang termasuk kelompok atau golongan senyawa CDD (Chlorinated Dibenzo-p-Dioxin), CDF (Chlorinated Dibenzo Furan) atau PCB (Polly Chlorinated Biphenyl).

Senyawa 2,3,7,8-TCDD murni telah disintesis sejak tahun 1967. Bentuk fisik dari senyawa murni ini adalah berbentuk serbuk kristal padat (seperti serbuk yang terdapat pada tablet), tidak larut di dalam air dan sedikit larut pada beberapa pelarut organic. (www.websorcerer.com).

Bahaya Keracunan Dioksin

Beberapa decade terakhir telah banyak dilakukan kajian dan riset tentang bahaya dioksin bagi mahluk hidup khususnya manusia. Adapun kasus-kasus yang terjadi sepanjang sejarah menyangkut efek bahaya dari senyawa dioksin misalnya kasus dari Monsanto plant di Nitro, West Virginia, tahun 1949. Akibat kecelakaan di pabrik herbisida 2,4,5-T itu, 250 pekerja terkena penyakit chloracne, penyakit kulit berupa gatal-gatal memerah. Baru tahun 1955, Karl Schultz (seorang dokter Jerman) mensinyalemen bahwa chloracne adalah akibat racun dioksin. Yang paling terkenal adalah kasus meledaknya pabrik kimia Hoffman-LaRoche di Seveso, Italia, tahun 1976. Akibatnya, sejumlah besar TCDD terlepas sampai ke atmosfer. Di daerah sekitar pabrik, hewan-hewan mati, terjadi destruksi vegetasi, penduduk mengalami keracunan akut, kasus-kasus chloracne, abortus, dan kelainan kongenital. Bahkan penelitian yang dilakukan Bertozzi dkk. pada tahun 1993 menemukan adanya peningkatan kasus kanker. Penggunaan herbisida Agent Orange dalam Perang Vietnam (1960 – 1970) ternyata juga menyemburkan dioksin. Agent Orange digunakan untuk merontokkan dedaunan agar hutan-hutan Vietnam tidak bisa digunakan untuk bersembunyi tentara Vietkong. Tahun 1983, kantor veteran Chicago mencatat ada 17 ribu lebih veteran yang mengklaim ganti rugi akibat dioksin sewaktu bertugas di Vietnam. Terbakarnya kabel PVC di Beverly Hills Supper Club bahkan merenggut nyawa 161 orang. Kebakaran tahun 1977 itu menimbulkan asap putih. Menurut salah seorang pekerja di situ, asap pedas yang mengandung gas hidrogen klorida (HCl) itu bisa bereaksi dengan pewarna kuku. Bahkan hasil reaksi tersebut dapat memakan kuku. Ketika terhirup dan masuk ke dalam paru-paru bersama udara yang mengandung air, HCl akan berubah menjadi asam klorida yang korosif. Akibatnya, yang selamat pun mengalami luka parah pada saluran pernapasannya. Biaya pemulihan daerah yang tercemar dioksin tidaklah sedikit. Kasus di Time Beach, Missouri, pada tahun 1971 bisa menjadi gambaran. Sebuah perusahaan herbisida sembarangan saja membuang sampah industri ke tempat pembuangan oli bekas. Lalu oli bekas tersebut terpakai untuk menyemprot lapangan pacuan kuda, jalanan, serta tempat-tempat berdebu. Selain gangguan berupa chloracne dan radang kandung kemih yang akut, penyemprotan itu juga menimbulkan kematian dan penyakit pada ternak. Daerah tersebut kemudian dibeli oleh EPA (Badan Perlindungan Lingkungan AS) dan biaya yang dikeluarkan untuk membersihkan dioksin mencapai AS $ 100 juta. Dioksin bersifat ada terus menerus (persistent) dan terakumulasi secara biologi (bioaccumulated), dan tersebar didalam lingkungan dalam konsentrasi yang rendah. Tingkat konsentrasinya rendah, sampai parts per trillion (satu per 10 pangkat 12), terakumulasi sepanjang kehidupan dan ada terus bertahun tahun, walaupun tidak ada penambahan lagi kedalam lingkungan. Hal ini bisa meningkatkan risiko terkena kanker dan efek lainnya terhadap binatang dan manusia. (www1.bpkpenabur.or.id). Jika dioksin berada diudara maka akan dapat terhirup oleh manusia dan masuk ke dalam sistem pernafasan. Risiko bagi manusia yang paling besar adalah jika dioksin diterima tetap, walaupun dalam satuan takaran kecil, dan selanjutnya mengendap dalam tubuh manusia. Dioksin menimbulkan kanker, bertindak sebagai pengacau hormon, diteruskan dari ibu ke bayi selama menyusui dan mempengaruhi sistem reproduksi. Selain mengakibatkan penyakit tersebut, dioksin dengan demikian juga mempengaruhi kemampuan belajar oleh anak yang sangat peka terhadap pencemaran udara. (Sinaga, 2006). Dioksin dalam jumlah kecil juga terdapat dalam asap rokok. Belum banyak pula yang menyadari bahwa insinerator atau pembakaran sampah di rumah-rumah sakit merupakan penghasil dioksin yang sangat berbahaya. Dioksin mempunyai struktur kimia yang sangat stabil dan bersifat lipofilik, yaitu tidak mudah larut dalam air tetapi mudah larut di dalam lemak. Karena kestabilan strukturnya ini, maka dioksin sangat berbahaya, sebab tidak mudah rusak atau terurai. Dioksin dapat berada di dalam tanah dan terakumulasi sampai 10-12 tahun. Dioksin bersifat mudah larut dalam lemak sehingga dapat terakumulasi dalam pangan yang relatif tinggi kadar lemaknya.

Pencegahan Peningkatan Dioksin

Untuk dapat menahan laju pertumbuhan senyawa dioksin di udara, khususnya dari pembakaran sampah di perkotaan, maka perlu dilakukan pengendalian sampah secara terpadu. Pertama harus memberikan kesadaran pada masyarakat untuk dapat memisahkan sampah-sampah organic yang mudah terdegradasi oleh mikroorganisme dengan sampah yang susah terdegradasi seperti plastic. Sampah-sampah plastic yang susah terdegradasi harus dikumpulkan dan jangan dibakar begitu saja karena berpotensi untuk menghasilkan dioksin. Pemerintah daerah, dimana daerahnya memproduksi sampah dalam jumlah yang sangat besar maka harus menyediakan incinerator yang mampu melakukan pembakaran sampah berkisar antara 800 – 1100 0C, sebab dengan incinerator yang mampu membakar sampah hingga temperature 1000 0C tidak akan menghasilkan dioksin. Terjadinya dioksin dalam pembakaran sampah, dapat dikendalikan dengan penguraian suhu tinggi dioksin atau prehormon melalui pembakaran sempurna yang stabil. Untuk itu, penting untuk mempertahankan suhu tinggi gas pembakaran dalam tungku pembakaran, menjaga waktu keberadaan yang cukup bagi gas pembakaran, serta pengadukan campuran antara gas yang belum terbakar dan udara dalam gas pembakaran. Kemudian terhadap pencegahan pembentukan senyawa de novo yang juga merupakan penyebab munculnya dioksin, pendinginan mendadak serta pengkondisian suhu rendah gas pembakaran akan efekti (Anonim, 2005) . Selain itu, terhadap debu terbang yang dikumpulkan dengan penghisap debu yang banyak mengandung dioksin, ada teknologi pemrosesan reduksi khlorinat dengan panas. Untuk udara atmosfir yang dikembalikan, karena menggunakan reaksi reduksi khlorinat dengan menukar khlor yang terkandung dalam dioksin dengan hidrogen, dengan terus memanaskan debu terbang pada suhu diatas 8000C dioksin dalam debu dari jumlah totalnya akan terurai. Ini digunakan sebagai teknologi yang dapat menguraikan dioksin dengan energi input lebih sedikit dibandingkan dengan peleburan.

BAHAYA DIOXIN

Dioxin adalah salah satu dari ratusan senyawa kimia beracun yang larut dalam lemak dan sangat stabil di kingkungan sehingga bakteri pengurai di alampun tidak bisa menguraikannya.
Nama Lengkap: Tetraclorodibenzo-p-dioxin atau disingkat TCDD. Rumus kimianya: C12H4O2Cl4.

Dioxin bukan berasal dari alam, tapi dari hasil sampingan proses industri yang terbentuk oleh pembakaran senyawa kimia yang mengandung Chlorine. 95% dioxin (dioksin) yang ada di lingkungan berasal dari pembakaran sampah yang telah terchlorine pada industri-industri pembuat paper dan pulp mills, PVC, PCB yang menggunakan Ferrycloride (F3Cl3), pestisida dan industri-industri kimia.

Jumat, 08 November 2013

Melanoma

Melanoma adalah kanker yang terjadi pada melanosit, sel pigmen yang ada di kulit yang menghasilkan melanin. Kanker ini merupakan jenis kanker kulit yang paling berbahaya dan merupakan penyebab utama kematian karena penyakit kulit. Melanoma dapat muncul pada kulit yang normal, atau dapat berawal sebagai tahi lalat atau daerah lain pada kulit yang mengalami perubahan wujud. Beberapa tahi lalat yang timbul saat lahir dapat berkembang menjadi melanoma. Ada empat tipe utama dari melanoma: Melanoma lentiginosa akral, melanoma maligna lentigo, melanoma noduler, dan melanoma yang menyebar di permukaan. Masing-masing dibedakan menurut penampilan dan tempat terjadinya. Melanoma yang menyebar di permukaan adalah tipe melanoma yang paling umum. Melanoma ini biasanya rata dan bentuk serta warnanya tidak beraturan, dengan berbagai corak yang berwarna hitam dan coklat. Hal ini biasa terjadi pada semua usia atau di bagian tubuh mana saja, dan paling sering pada ras Kaukasia. Melanoma noduler biasanya dimulai dengan daerah yang meninggi dari sekitar yang berwarna biru gelap-kehitaman atau merah-kebiruan, dan biasanya lebih sering menyebar. Melanoma maligna lentigo biasanya terjadi pada orang tua dan cenderung terjadi pada kulit yang rusak akibat sinar matahari baik di wajah, leher, maupun lengan. Mereka berkembang lebih lambat. Melanoma lentiginosa akral adalah bentuk melanoma yang paling jarang. Hal ini biasa terjadi pada telapak tangan, telapak kaki, atau di bawah kuku dan lebih sering terjadi pada ras Amerika Afrika.
Tanda dan gejala Melanoma yang mungkin timbul:
  • Borok atau bisul pada kulit
  • Perubahan bentuk, ukuran atau warna tahi lalat yang ada
  • Perubahan warna benjolan atau gumpalan gatal yang mungkin berdarah
  • Perubahan warna bercak-bercak gatal yang mungkin berdarah
Risiko terjangkit Melanoma meningkat bila Anda:
  • Bertambah tua
  • Memiliki Nevus Displastik
  • Memiliki sejarah keluarga yang menderita Melanoma
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah
  • Memiliki warna kulit cerah
  • Sebelumnya pernah menderita Melanoma
  • Sebelumnya pernah menderita Terbakar Sinar Matahari
  • Sering terpapar oleh karsinogen (bahan kimia penyebab kanker), seperti uranium, kromium, nikel, produk batubara, gas mostar, bensin dan knalpot diesel
  • Terpapar sinar matahari berlebihan
Melanoma dapat menyebabkan komplikasi sebagai berikutnya:
  • Dapat menyebabkan perkembangan Kanker Kulit
  • Kerusakan jaringan dalam
  • Penyebaran Kanker ke bagian-bagian lain pada tubuh
Melanoma dapat dicegah bila Anda:
  • Gunakan tabir surya dengan kekuatan setidaknya 20 SPF di sepanjang tahun
  • Hindari paparan sinar ultraviolet terlalu lama
  • Hindari paparan terhadap karsinogen (zat kimia penyebab kanker)
  • Hindari penggunaan losion dan tempat tidur penyamakan kulit
  • Memeriksa luka kulit secara teratur untuk perubahan warna, bentuk dan ukuran
Penanganan dan pengobatan Melanoma dapat berbeda tergantung pada kondisi pasien dan penyakit yang dideritanya. Pilihan pengobatan adalah:
  • Eksisi Bedah
  • Kemoterapi
  • Krioterapi
  • Terapi Interferon
  • Terapi Radiasi

Segala Manfaat Biji Anggur

Tidak banyak yang tahu jika biji kecil yang terdapat di dalam buah anggur ternyata memiliki segudang khasiat bagi kesehatan kita. Ukurannya yang kecil memang membuat banyak orang mengabaikannya begitu saja, padahal manfaat biji anggur sebenarnya tidak dapat dianggap remeh. Biji anggur mengandung sejumlah senyawa alami yang dapat dijadikan sebagai obat herbal untuk mengurangi resiko beberapa penyakit berbahaya seperti kanker dan penyakit jantung. Dari semua senyawa yang terdapat di dalamnya, proanthocyanidins adalah yang paling banyak diteliti oleh para ilmuwan karena menunjukkan aktivitas antioksidan yang sangat kuat.
manfaat ekstrak biji anggur

Ekstrak Biji Anggur

Ekstrak biji anggur diolah dari biji anggur. Awalnya dalam dunia industri seperti pembuatan wine dan jus anggur, biji anggur merupakan limbah karena tidak terpakai. Namun setelah diketahui bahwa biji anggur mengandung senyawa proanthocyanidins, biji tersebut kemudian diolah dan diekstraksi. Fungsi utama senyawa proanthocyanidins adalah untuk menangkal radikal bebas yang merusak sel DNA, baik itu radikal bebas yang berasal dari lingkungan sekitar maupun yang merupakan sisa hasil metabolisme tubuh. Sedangkan senyawa lain dalam ekstrak biji anggur berfungsi untuk mencegah terjadinya oksidasi lipid, termasuk kolesterol.

Manfaat Ekstrak Biji Anggur Bagi Kardiovaskular

Ada beberapa cara yang ditunjukkan oleh ekstrak biji anggur dalam meningkatkan sistem kardiovaskular anda. Salah satunya adalah dengan mengganggu oksidasi dari LDL (kolesterol jahat), sehingga dapat mencegah terjadinya penumpukan plak pada pembuluh arteri anda. Selain itu, ekstrak biji anggur juga dapat memperkuat dinding pembuluh darah, terutama pembuluh darah yang terdapat di kaki. Jika anda menderita penyakit darah tinggi, maka hal ini sangat baik untuk mencegah terjadinya kerusakan pada pembuluh darah yang diakibatkan oleh tekanan darah yang meningkat.

Khasiat Biji Anggur Bagi Kanker

Karena mengandung senyawa yang memiliki aktivitas antioksidan tinggi, biji anggur dapat membantu mencegah beberapa jenis kanker tertentu seperti kanker payudara, paru-paru, prostat, lambung, dan usus besar. Selain itu, ekstrak biji anggur juga dapat membantu melindungi jantung, hati, ginjal, dan organ lainnya dari kerusakan akibat konsumsi obat-obatan, termasuk kemoterapi. Pada sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal "Breast Cancer Research and Treatment" tahun 2004, ekstrak biji anggur dikatakan dapat menghalangi perkembangan sel kanker payudara hingga 72%.

Petunjuk Dan Rekomendasi Konsumsi

Anda dapat membeli produk ekstrak biji anggur yang sudah dikemas dalam bentuk kapsul, tablet, maupun sirup. Namun perhatikan, anda harus memilih produk yang mengandung proanthocyanidins antara 40% sampai 80%. Dosis yang direkomendasikan untuk konsumsi adalah antara 150 mg hingga 400 mg / hari, yang dibagi beberapa kali (jangan sekaligus). Bagi wanita hamil dan menyusui, anda Sangat Dilarang untuk mengkonsumsi suplemen ekstrak biji anggur ini, atau konsultasikan dulu dengan dokter anda sebelum mengkonsumsinya.

Manfaat Serta Khasiat Air Rebusan Teh Daun Sirsak

Informasi mengenai manfaat serta khasiat air rebusan dan teh daun sirsak mungkin termasuk yang paling banyak dicari oleh orang-orang dalam 2 tahun terakhir ini. Salah satu penyebabnya adalah karena gencarnya pemberitaan di media-media (cetak, televisi, maupun online) mengenai khasiat daun sirsak untuk kanker. Hal yang kemudian juga memancing orang-orang yang mempunyai jiwa wirausaha untuk mengeluarkan produk yang berbahan daun sirsak seperti kapsul (ekstrak) daun sirsak dan teh daun sirsak.
manfaat dan khasiat teh rebusan daun sirsak
Namun apakah benar manfaat daun sirsak seperti yang diberitakan tersebut? Secara ilmiah memang semua klaim yang disampaikan masih perlu untuk dilakukan uji klinis, namun percobaan pada kultur jaringan telah membuktikan kebenaran hampir semua dari klaim tersebut. Lagipula, secara tradisional para ahli pengobatan herbal telah memanfaatkan daun sirsak sebagai media pengobatan sejak ratusan tahun lalu.

Manfaat Daun Sirsak Untuk Kesehatan Umum

Beberapa kebudayaan di dunia sudah memanfaatkan daun sirsak dalam pengobatan tradisional sejak ratusan tahun lalu. Yang paling sederhana adalah dengan cara memanfaatkan air rebusannya (teh). Apa saja khasiat air rebusan daun sirsak ini?
  • Masalah pencernaan. Masyarakat kepulauan Karibia dan Indian Amazon biasa menggunakan rebusan daun sirsak sebagai obat untuk membersihkan tubuh dari racun dan parasit berbahaya.
  • Demam. Berbeda dengan masyarakat Haiti, Jamaika, Peru, dan India Barat, mereka percaya jika daun sirsak sangat ampuh untuk meredakan demam. Air rebusannya dikatakan dapat mendinginkan suhu tubuh dan mengobati peradangan selaput lendir.

Manfaat Daun Sirsak Untuk Tumor Dan Kanker

Buah dan daun sirsak diketahui memiliki kandungan senyawa acetogenin annonaceous yang dikatakan bermanfaat untuk melawan tumor. Keampuhan senyawa ini terutama pada sel-sel tumor yang kebal dengan obatan-obatan kemoterapi modern. Sebuah ujicoba sudah pernah dilakukan pada seorang pasien penderita tumor payudara, dan hasil yang ditunjukkan dikatakan sangat menjanjikan, sehingga penelitian lanjutanpun masih terus dilakukan untuk semakin mempertegas hasil penelitian awal tersebut.

Sedangkan untuk kanker, beberapa penelitian yang melibatkan ekstrak daun dan buah sirsak pernah dilakukan untuk menguji keampuhannya dalam mengatasi masalah kanker payudara dan kanker getah bening. Semua penelitian yang dilakukan tersebut juga menunjukkan hasil yang positif. Mungkin satu-satunya yang masih sedikit mengganjal adalah mengenai dosis yang tepat untuk dikonsumsi, karena walaupun diketahui memiliki banyak kegunaan, efek samping buah sirsak juga perlu untuk diperhatikan.

Mengapa Buah Apel Itu Baik?

Jika diperhatikan, buah apa yang paling sering dibawa oleh orang-orang saat menjenguk teman, kerabat, atau saudara yang sedang sakit? Apel! Ya.., buah inilah yang paling banyak menghiasi meja di ruang pasien. Buah apel memang selalu menjadi pilihan banyak orang ketika menjenguk teman, kerabat, atau saudara yang sedang sakit. Secara tidak sadar hal ini telah tertanam di dalam benak banyak orang. Dan ini merupakan hal yang tepat, karena apel adalah buah yang baik, terutama bagi orang yang sedang sakit atau baru sembuh dari sakit. Pepatah lama juga mengatakan jika mengkonsumsi sebutir apel sehari akan menjauhkan kita dari berbagai penyakit.
mengapa makan buah apel itu baik

Manfaatnya Untuk Kardiovaskular

Buah apel sangat kaya akan kandungan antioksidan dan fitonutrien. Kandungan utama dalam buah ini adalah serat yang disebut dengan pektin dan antioksidan yang disebut dengan polifenol. Kedua komponen ini akan bekerja untuk menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Mereka juga akan mencegah proses pembentukan LDL (kolesterol jahat) menjadi plak yang akan menyumbat pembuluh arteri. Untuk mendapatkan efek yang maksimal, makanlah apel beserta kulitnya. Karena kulit apel mengandung antioksidan 2 sampai 6 kali lebih banyak daripada daging buahnya. Namun untuk apel impor sebaiknya kulitnya dikupas, karena biasanya apel impor sudah dilapisi sejenis lilin agar lebih awet.

Serat Diet Dalam Buah Apel

Satu buah apel ukuran sedang memberikan sekitar 1/5 dari kebutuhan harian tubuh akan serat. Serat sangat baik bagi organ pencernaan dan membuat proses pencernaan menjadi lebih efisien. Serat juga akan membuat tubuh dapat mempertahankan nutrisi lebih lama. Makanan-makanan yang kaya akan serat seperti buah apel dapat membuat anda merasa kenyang lebih cepat, dan rasa kenyang tersebut juga akan bertahan lebih lama. Proses konsumsi yang lambat ini akan membuat gula alami terserap dalam aliran darah secara bertahap. Ini dapat menjaga kadar gula darah menjadi stabil dan tetap sehat.

Manfaat Apel Untuk Paru-Paru dan Otak

Disebutkan bahwa makan 1 buah apel setiap hari dapat menguatkan fungsi paru-paru secara keseluruhan. Seorang peneliti dari Inggris menyebutkan bahwa salah satu antioksidan dalam buah apel yang disebut quercetin dapat mengurangi efek polusi udara pada paru-paru. Antioksidan ini dapat mencegah anda dari asma atau tertular penyakit paru-paru lainnya. Dalam penelitian lanjutan ditemukan juga jika efek antioksidan ini dapat meluas pada bayi dalam kandungan. Anak-anak yang dilahirkan dari ibu yang rutin mengkonsumsi apel selama hamil diketahui sangat kecil kemungkinannya menderita asma ataupun mengi.
Antioksidan dalam buah apel juga diketahui dapat melindungi sel-sel otak dari kerusakan dan kemerosotan. Selain itu, buah apel juga dapat meningkatkan produksi asetilkolin, yaitu senyawa yang membantu mengantarkan pesan antar sel-sel saraf. Ini bermanfaat untuk meningkatkan memori dan menajamkan fungsi otak. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan selama 10 tahun ditemukan bahwa orang dewasa yang rajin minum jus buah, terutama jus apel setidaknya 3 kali dalam seminggu, diketahui dapat menurunkan resiko terkena Alzheimer hingga 76%.
 

5 Fakta Manfaat Buah Alpukat

Untuk melengkapi artikel utama dan artikel-artikel lainnya tentang manfaat buah alpukat, kali ini saya ingin kembali membahas buah yang sebenarnya sangat baik namun banyak dihindari orang karena kurangnya informasi yang benar tentang buah ini. Buah yang aslinya berasal dari Meksiko dan pertama kali dibawa masuk ke Indonesia oleh bangsa Belanda ini telah menyebar sangat luas di Tanah Air. Bahkan banyak yang mengira jika buah alpukat adalah tumbuhan asli Indonesia. Berikut ini 5 fakta manfaat buah alpukat yang harus anda ketahui.
5 fakta tentang manfaat buah alpukat

1. Alpukat Adalah Sumber Lemak Baik

Buah alpukat memang merupakan sumber lemak. Setiap 100 gr daging buah alpukat mengandung sekitar 9 - 10 gr lemak, jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan buah-buahan lain. Mungkin ini alasan mengapa banyak orang menghindari buah ini. Namun sebenarnya anda tidak perlu merasa kuatir. Sebagian besar lemak yang terkandung dalam buah alpukat adalah jenis lemak tak jenuh tunggal.
Lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda disebut sebagai lemak baik karena kedua jenis lemak ini dapat mengurangi resiko terkena penyakit jantung, dan berhubungan dengan beberapa manfaat kesehatan lainnya. Untuk diet yang sehat, anda dapat mengganti makanan-makanan yang mengandung lemak jenuh (seperti mentega, keju, dan daging merah) dengan makanan yang mengandung lemak tak jenuh (seperti alpukat, minyak sayur, dan kacang-kacangan).

2. Alpukat Adalah Sumber Serat

Jika melihat daging buahnya mungkin tidak pernah ada yang mengira jika buah alpukat adalah sumber serat yang baik. Setiap 100 gr daging buah alpukat mengandung sekitar 4 - 4,5 gr serat. Ini sama saja dengan 10% - 20% dari jumlah asupan serat harian yang disarankan untuk orang dewasa. Jumlah ini tentu dapat dikatakan luar biasa sebagai salah satu sumber serat bagi tubuh anda.

3. Buah Alpukat Adalah Buah Hijau

Jika mengacu pada pola makan sehat yang dianjurkan oleh para ahli nutrisi, maka setiap orang dewasa harus mengkonsumsi sekitar 4 - 6 porsi campuran aneka buah-buahan dan sayuran setiap harinya. Aneka warna yang terkandung dalam buah dan sayur menunjukkan perbedaan khasiat yang ada di dalamnya. Alpukat dimasukkan dalam buah-buahan hijau. Buah ini merupakan sumber yang baik akan vitamin C, B6, K, folat, dan kalium. Dan karena buah alpukat padat akan nutrisi, maka 100 gr buah ini setara dengan 1 porsi buah hijau.

4. Kandungan Lain Dalam Buah Alpukat

Kandungan senyawa lain selain vitamin, mineral, dan serat dalam buah-buahan dan sayuran juga merupakan salah satu alasan mengapa kita disarankan untuk banyak mengkonsumsinya. Disebut dengan fitonutrien, senyawa ini dipercaya mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Fitonutrien yang terdapat dalam buah alpukat adalah macam-macam karotenoid, termasuk di dalamnya yaitu lutein (antioksidan yang mencegah kerusakan pada mata akibat bertambahnya usia). Buah alpukat juga mengandung senyawa sterol yang berfungsi untuk menjaga kesehatan kadar lipid pada darah.

5. Alpukat Sebagai Pengganti Yang Sehat

Karena lemak yang terkandung dalam buah ini adalah jenis lemak baik, maka alpukat dapat dijadikan sebagai pengganti yang sehat untuk produk-produk makanan lain yang mengandung lemak jenuh. Anda dapat mengoleskan alpukat tumbuk diatas roti sebagai pengganti mentega. Anda juga dapat mengganti potongan keju pada sandwich dan salad dengan irisan buah alpukat. Buah ini adalah alternatif baik untuk menjalani hidup sehat.